Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Amelberga Vita Astuti

Berbagi cerita dan pemikiran dari Melbourne, Australia

Belajar dan Bermain di Taman

REP | 04 July 2013 | 19:37 Dibaca: 194   Komentar: 11   4

Musim dingin di Melbourne, Australia berlangsung pada bulan Juni-Agustus.

Tahun 2013 ini, musim dinginnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Terutama pada bulan Juni kemarin, suhu terendah sampai 0 derajat Celcius pada jam 6 pagi. Terdingin sejak 11 tahun terakhir. Juga jarang ada hujan, jadi dipastikan tidak ada banyak salju di gunung-gunung dekat Melbourne, seperti Mt Buller, Mt Baw-baw atau pun Lake Mountain. Kota Melbourne sendiri memang tidak pernah bersalju, kecuali hujan butiran es batu atau dikenal sebagai ‘hail’ yang sering merusakkan mobil-mobil yang terlanjur di parkir di lokasi tanpa atap.

Langit selalu biru bersih tanpa awan. Itu pertanda suhu akan dingin sekali. Tapi pada siang hari akan banyak dibanjiri sinar matahari yang menghangatkan. Maka pada liburan sekolah kali ini, kegiatan di luar rumah pun bisa menjadi salah satu pilihan. Misalnya pergi ke taman-taman yang banyak di sekitar kota Melbourne.

Salah satunya kita bisa mengunjungi Royal Botanic Garden di Cranbourne yang terletak sekitar satu jam perjalanan naik mobil dari kota Melbourne.

1372940026138178569

Red Sand Garden, foto: Vita

Taman ini didirikan pada tahun 1970. Menampilkan banyak flora dan fauna asli Australia. Walau bukan berupa kebun binatang, flora atau tanaman asli Australia banyak mengundang fauna asli juga. Misalnya burung-burung kecil yang badannya bulat banyak ditemukan berlalu-lalang terbang dengan bebas. Bulu-bulu mereka juga warna-warni dan suara kicaunya pun berbeda. Bisa dipastikan mereka dari jenis burung yang berbeda.

13729403181828699538

Bottle tree, foto: Vita

Tanaman yang ada jumlahnya sekitar 170.000 pohon yang mewakili 1.700 jenis. Semuanya ditanam dengan setingan khusus yang mewakili lanskap asli Australia.

1372940441587005741

Pulau dan wadah air buatan, foto: Vita

Karena banyak jenis tanaman dan binatang yang cukup langka ditemukan di luar taman ini, maka pergi mengunjungi lokasi ini bisa menjadi tempat belajar dari anak-anak sampai orang tua. Selain itu disediakan track untuk hiking di ‘bushland’ ataupun bisa juga bersepeda mengelilingi taman yang sangat luas ini.

13729408462120635858

Budaya Aborijin, foto: Vita

Royal Botanic Gardens Cranbourne ini didedikasikan untuk pusat pengembangan hortikultura dan pendidikan, konservasi tanaman juga sebagai pameran koleksi flora Australia yang cukup lengkap.

Di area ini, seluruh anggota keluarga bisa menikmati banyak kegiatan selain melihat berkeliling dan berolah raga dengan banyak berjalan. Ada area rumput yang luas untuk tempat bermain bola, tempat barbekyu dan playground untuk anak-anak.

Karena Australia punya empat musim, beberapa jenis tanamannya pun bergantian menjadi perhatian pada musim tertentu. Misalnya pada bulan Juni ada bunga ‘Sweet Wattle’ yang semarak dengan warna hijau kebiruan dan kuning krem di awal musim dingin. Bulan Juli menampilkan pohon Banksia yang bunganya menarik burung-burung untuk datang. Pada bulan Agustus ada ‘Flower Girl’, tanaman yang mengeluarkan bau wangi dari daunnya.

Taman ini buka dari jam 9 sampai jam 5 sore. Seharian, dari pagi semua pengunjung bisa memanfaatkan waktu untuk belajar dan bermain.

~avnpa~

Tags: australia

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Jadi Presiden dengan 70,99 Juta Suara …

Politik14 | | 22 July 2014 | 18:33

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Timnas U-23 dan Prestasi di Asian Games …

Achmad Suwefi | | 22 July 2014 | 13:14

Sindrom Mbak Hana & Mas Bram …

Ulfa Rahmatania | | 22 July 2014 | 14:24

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 16 jam lalu

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 17 jam lalu

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 17 jam lalu

Jangan Keluar dari Pekerjaan karena Emosi …

Enny Soepardjono | 17 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: