Back to Kompasiana
Artikel

Jalan Jalan

Jalan-jalan di Jalan Lintas Timur Sumatera

REP | 17 September 2013 | 13:22 Dibaca: 1119   Komentar: 25   14

Sudah bosan dengan hutan kota dimana yang dilihat hanya ruko dan mal, maka perjalanan kali ini mencoba untuk menikmati sesuatu yang lain yaitu menemani teman mencari ikan asin untuk dijual lagi dan menikmati kebun sawit yang berada di kiri kanan sepanjang jalan lintas timur sumatera. Perjalanan kali ini ditempuh dengan sepeda motor dari Pekanbaru menuju Pelalawan jarak yang ditempuh kurang lebih 70 Km atau 2 jam, berhubung teman yang mengendarai sudah mengenal jalan Pekanbaru - Pelalawan jadi bisa hemat waktu setengah jam menjadi 1.5 jam. Melalui jalan lintas sumatera yang perlu konsentrasi yang cukup tinggi karena banyak truk besar pengakut sawit & pengakut kayu yang lalu lalang sepanjang jalan lintas timur sumatera & jalan yang bergelombang.
13793934901818384388

Lintas Timur Sumatera

13793936592083735526

Antrian Truk Di SPBU

13793941831223358954

Buah Naga Warga

setelah 1.5 jam perjalanan akhirnya kami sampai juga di kebun rantau baru dengan keadaan anggota badan yang lumayan sakit cukup terhibur dengan melihat yang hijau-hijau walaupun hanya pohon sawit dan rumah-rumah warga sekitar. Sayangnya insfratruktur jalan di desa ini kurang memadai jika kita ingin masuk lebih dalam kita akan melalui jalan tanah yang jika hujan akan sulit untuk melaluinya.

1379395074318836323

Teman & Selamat Datang

13793954501837235424

rumah warga yang ada dibawah

Tibalah kami dibawah untuk melihat kebun sawit dan sepanjang mata memandang yang terhampar hanya pohon sawit & sawit yang ada dalam Polyback. Disinilah kami memutuskan untuk makan siang yang kami beli di Pekanbaru rasanya sesuatu yang langka makan siang di tengah hamaparan sawit, ya cukup terbayar dengan perjalanan yang cukup melelahkan.

1379395766989707619

Kebun Sawit

1379396154595817831

Sawit

Puas menikmati hijau-hijaunya sawit kami lanjutkan untuk mencari ikan asin dan disinilah nampak hutan gambut Riau yang tinggal rumput atau ilalang akibat pembakaran hutan & lahan rasanya cukup menyedihkan setiap tahun warga Riau harus berhadapan dengan asap akibat pembakaran hutan & lahan. kubangan-kubangan air tersebut digunakan warga baik dari Pelalawan & Pekanbaru untuk memancing, hasil yang didapat juga lumayan. Bagi yang gemar memancing mungkin ini adalah spot yang lumayan bagus karena kubangan-kubangan air tersebut bermuara di sungai maka banyak ikan juga terdapat didalamnya.

1379396621127608629

Bekas pembakaran hutan gambut

13793968101825178405

Hutan yang tinggal semak-semak

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Masyarakat Kampung Ini Belum Mengenal KIS, …

Muhammad | | 23 November 2014 | 22:43

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 13 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 13 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 14 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Donor Darah di Perancis …

Bayu Teguh | 11 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 11 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 12 jam lalu

Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

Axtea 99 | 12 jam lalu

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: