Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Singgih Swasono

saya usaha di bidang Kuliner,Jualan sate jamur, bakso urat jamur, ikan sambal pecak dan Pepes selengkapnya

Jengkol, Bahaya…

REP | 14 April 2011 | 21:32 Dibaca: 1514   Komentar: 19   3

ini  tip makan jengkol ‘aman’ (warisan leluhur, jadi tidak ilmiah)

1. masak jengkol atau makan jengkol muda jangan pakai gula jawa

2. makan jengkol muda makan juga kulitnya.

Nah karena aku termasuk aliran Jengkolisme, sudah coba berbagai olahan jengkol tua maupun yang muda..

ini mau bagi-bagi resep olahan: Resep Jengkol Pepes

Bahan :

Jengkol 1/2 kg

2 lb Daun salam

3 bt Serai

2 siung bawang merah

3 siung bawang puting

2 bj kemiri

1 ruas jari kunyit

1/4 sd teh garam

1/4 penyedap rasa

3 caber rawit keprek

daun pisang secukupnya

cara olah:

Bawang merah, bw. putih, kunyit, kemiri diuleg lembut setelah itu ditumis bau harum, masukkan serai daun salam garam penyedap cabai rawit, setelah itu masukkan jengkol. matikan apinya biarkan dulu biar meresap bumbunya. jangan lupa icip2 kurang apa? ada yang kurang rasanya tambahi dong. setelah itu bungkus dengan daun.

setelah dibungkus daun terserah anda, mau dikukus boleh, mau di tarus diatas magicjar boleh, mau dibakar boleh. nah dibawah poto ini pepes jengkol bakar, kreasi dewek :

13027729712003364776

13027733121584846824

Pepes Jengkol (Dok.Pribadi)

1302773389422192329

Pepes Jengkol (Dok. Pribadi)

Pepes jengkol ‘taste’nya beda, ada sesuatu rasa beda bila diolah seperti biasa. kering lunak bumbu meresap, aroma rempah dan rasa rempah terpadu dengan orama jengkol..ya sulit ditulis..jelas ueenaaak. tur awet ditaruh diruang terbuka 2 hari tidak bau, rasanya malah semakin ueenaak…beda. bisa buat cemilan saat minum kopi. tastenya mirip emping mlinjo..yaa bener emping mlinyo.

kapan2 coba buat sate jengkol.

.

salam kuliner kaypang

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: