Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Sapardiyono

Komunitas Peduli Lingkungan, Alumni Fakultas Kehutanan UGM http://sapardiyono.blogspot.com/

Sop Ayam Pak Min Klaten di Wates……Ueenak Tenan….

OPINI | 31 May 2012 | 07:59 Dibaca: 1400   Komentar: 5   0

1338450416231954583

Pernah berkunjung ke Wates? Kota kecil di sebelah barat Kota Jogja ini  yang berjarak sekitar 30 KM. Jalan bagus dan cenderung lurus  membuat kota kecil ini mudah sekali dijangkau. Wates adalah ibukota Kabupaten Kulon Progo yang merupakan salah satu dari 5 kabupaten /kota di Provinsi DIY. Dibandingkan kabupaten lain seperti Sleman, Bantul dan tentu saja Kota Jogja sendiri, Kulon Progo lumayan agak tertinggal proses pembangunannya, tapi eeiit tunggu dulu…. Lihat rencana beberapa mega proyek di Kulon Progo yang diharapkan bisa mengejar berbagai ketertinggalan pembangunan dengan kabupaten atau kota lainnya. Sekurangnya ada tiga  mega proyek yang sedang dicanangkan  yaitu  Rencana Pembangunan Bandara Internasional untuk memindah Adi Sucipto yang sudah tidak memenuhi syarat lagi, rencana Pembangunan Pabrik Baja dan Penambangan Pasir  Besi, serta pembangunan Dermaga Besar untuk pelabuhan kapal….hhmm hebat juga jika berbagai rencana tersebut dapat  terlaksana.

Namun dalam tulisan ini tidak akan dibahas lebih jauh tentang Kulon Progo, tapi akan sedikit berbagi cerita tentang  Warung Sop Ayam Pak Min Klaten di Wates yang ueenakk tenaaan,..suegerr dan mantab. Terletak di pinggir jalan nasional dari arah Jogja,  sekitar 1 km sebelum sampai Wates, selatan jalan  atau sebelum Jembatan Durungan. Seperti Outlet-outlet Sop Ayam Pak Min yang lain,   Warung ini sangat ramai dan laris dikunjungi para pelanggan dan orang–orang yang sedang melakukan perjalanan. Harganya sangat terjangkau misalnya untuk Sop Ayam Campur hanya diberi harga Rp. 4.000,-,  daging pisah Rp. 8.000,- sudah termasuk nasinya dll. Jadi makan serombonganpun tidak akan banyak menguras  kantong.

13384506241838685675

Hadirnya Sop Ayam Pak Min di Kulon Progo adalah salah satu fenomena tersendiri karena di Kulon Progo warung makan yang kompetitif kurang variatif, sehingga Sop Ayam Pak Min dapat menjadi alternatif yang sugeer dan euunak tenan. Jam bukanyapun sangat disiplin mulai jam 6.00 pagi sampai jam 15.00, namun kadang kadang juga sudah habis sebelum jam tersebut.

13384507801919506677

Sop Ayam Pak Min, dari Klaten ke Seluruh  Pulau Jawa

Menurut salah satu karyawan  Sop Ayam di Outlet Wates, pada saat ini Pak Min sendiri sebetulnya sudah meninggal dunia. Dan selanjutnya bisnis dilanjutkan oleh anak anaknya. Pak Min mempunyai 4 orang anak, semuanya laki-laki. Semua anaknya selanjutnya membentuk dan mengembangankan jaringan bisnis keluarga dan  ternyata secara cepat dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat di Pulau Jawa. Sampai saat  ini konon sudah lebih dari 30 outlet yang sudah dibuka. Mulai dari Klaten, Yogyakarta, Wates,  Solo, Semarang, Pati, Kebumen, Cirebon,  Bandung bahkan Jakarta. Silahkan mencoba, management Sop Ayam Pak Min akan menjamin kualitas dan rasa di setiap outlet yang ada dengan mutu  yang  dapat dijaga. Cara penyajiannyapun sangat cepat tidak kalah apabila dibandingakn dengan berbagai restoran cepat saji lainnya.

Keluarga Pak Min membangun bisnis dari bawah, merangkak dengan gigih, bermula dari dalam pasar di Klaten kemudian membuka berbagai cabang di berbagai tempat di hampir seluruh Pulau Jawa. Selamat dan sukses.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Warga Kupang Anti-McDonald …

Yusran Darmawan | | 29 August 2014 | 06:43

Pak Jokowi, Saya Setuju Cabut Subsidi BBM …

Amy Lubizz | | 28 August 2014 | 23:37

Jatah Kursi Parlemen untuk Jurnalis Senior …

Hendrik Riyanto | | 29 August 2014 | 04:36

Jangan Mengira “Lucy” sebagai Film …

Andre Jayaprana | | 28 August 2014 | 22:59

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Mafia Migas dibalik Isyu BBM …

Hendra Budiman | 9 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 15 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 15 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 18 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 22 jam lalu


HIGHLIGHT

Daun Ilalang Publishing (Kembali) Menggeliat …

Rumahkayu | 9 jam lalu

Soal BBM, Bang Iwan Fals Tolong Bantu Kami! …

Solehuddin Dori | 9 jam lalu

Kebahagiaan Termurah, Termudah dan Bisa …

Seneng Utami | 9 jam lalu

Mengajari Anak Siap Kalah sejak Dini …

Daniel Yonathan Mis... | 9 jam lalu

Anak Kami Tak Diakui Kemdikbud (?) …

Nino Histiraludin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: