Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Ghinalia

bien trop simple

Mengolah Daun Pepaya agar Tidak Pahit

REP | 30 July 2012 | 22:03 Dibaca: 10140   Komentar: 8   3

Daun pepaya yang banyak tumbuh di tanah pertiwi ini ternyata memiliki banyak manfaat, antara lain : dapat memperlancar pencernaan, membentu melancarkan ASI, dapat digunakan sebagai obat jerawat, untuk menambah nafsu makan, dan mengobati nyeri haid , dengan resepnya masing-masing. Tidak sedikit dari anak-anak tidak menyukai daun pepaya karena rasanya yang pahit. Padahal , sebenarnya ada banyak cara untuk menghilangkan rasa pahitnya. Berikut ini adalah beberapa cara agar daun pepaya yang anda masak tidak lagi terasa pahit :

  1. Rebus Daun Pepaya dengan dicampur tanah liat didalamnya. Ini adalah cara termudah dan terpopuler di kampung saya, para ibu-ibu lebih senang menggunakan cara ini. Setelah rebusan daun pepaya empuk, pisahkan antara tanah liat dengan daun pepaya. Cuci bersih.
  2. Merebus daun pepaya menggunakan beberapa lembar daun jambu biji. Setelah rebusan mendidih, tiriskan dan rebus kembali dengan air bersih hingga matang. Cara ini tidak begitu disukai karena kurang praktis, kita perlu merebusnya dua kali.
  3. Merebus daun pepaya dengan campuran daun singkong didalamnya. Cara ini juga dapat mengurangi rasa pahit dari daun pepaya.
  4. Merebus daun pepaya dengan dicampur daun jambu mete. Tunggu hingga rebusan masak dan pisahkan antara daun jambu mete dan daun pepaya.
  5. Mencampur daun pepaya dengan garam kasar. Remas hingga daun pepaya menjadi lemas dan layu. Diamkan selama lima menit. Cuci bersih dan masak. Setelah masak entaskan dan tiriskan.
    Nah, demikian cara mengolah daun pepaya agar tidak terasa pahit. semoga dapat membantu dan selamat mencoba :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Ketika Rintik Hujan Itu Turun di Kampung …

Asep Rizal | | 21 October 2014 | 22:56

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Dari Body Mulus, Sampai Bibir Sexy …

Seneng | 7 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 14 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 14 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Berlari itu Menginspirasi …

Hanni | 8 jam lalu

Diari Santri: #15 Perak Laju …

Syrosmien | 8 jam lalu

Misteri Kartu di Mandala …

Aksa Hariri | 8 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 8 jam lalu

Ledakan Permintaan Jasa Rumah Sakit …

Petra Sembilan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: