Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Ghinalia

bien trop simple

Mengolah Daun Pepaya agar Tidak Pahit

REP | 30 July 2012 | 22:03 Dibaca: 10124   Komentar: 8   3

Daun pepaya yang banyak tumbuh di tanah pertiwi ini ternyata memiliki banyak manfaat, antara lain : dapat memperlancar pencernaan, membentu melancarkan ASI, dapat digunakan sebagai obat jerawat, untuk menambah nafsu makan, dan mengobati nyeri haid , dengan resepnya masing-masing. Tidak sedikit dari anak-anak tidak menyukai daun pepaya karena rasanya yang pahit. Padahal , sebenarnya ada banyak cara untuk menghilangkan rasa pahitnya. Berikut ini adalah beberapa cara agar daun pepaya yang anda masak tidak lagi terasa pahit :

  1. Rebus Daun Pepaya dengan dicampur tanah liat didalamnya. Ini adalah cara termudah dan terpopuler di kampung saya, para ibu-ibu lebih senang menggunakan cara ini. Setelah rebusan daun pepaya empuk, pisahkan antara tanah liat dengan daun pepaya. Cuci bersih.
  2. Merebus daun pepaya menggunakan beberapa lembar daun jambu biji. Setelah rebusan mendidih, tiriskan dan rebus kembali dengan air bersih hingga matang. Cara ini tidak begitu disukai karena kurang praktis, kita perlu merebusnya dua kali.
  3. Merebus daun pepaya dengan campuran daun singkong didalamnya. Cara ini juga dapat mengurangi rasa pahit dari daun pepaya.
  4. Merebus daun pepaya dengan dicampur daun jambu mete. Tunggu hingga rebusan masak dan pisahkan antara daun jambu mete dan daun pepaya.
  5. Mencampur daun pepaya dengan garam kasar. Remas hingga daun pepaya menjadi lemas dan layu. Diamkan selama lima menit. Cuci bersih dan masak. Setelah masak entaskan dan tiriskan.
    Nah, demikian cara mengolah daun pepaya agar tidak terasa pahit. semoga dapat membantu dan selamat mencoba :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Unik Menyeberangkan Mobil ke Pulau …

Cahayahati (acjp) | | 16 September 2014 | 14:16

Korupsi Politik Luthfi Hasan Ishaaq …

Hendra Budiman | | 16 September 2014 | 13:19

Kenapa Narrative Text Disajikan di SMA? …

Ahmad Imam Satriya | | 16 September 2014 | 16:13

[Fiksi Fantasi] Runtuhnya Agate: …

Hsu | | 16 September 2014 | 05:54

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 10 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Golkar Butuh Pemimpin Sekelas AL …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

Ikan Mas Koki Dioperasi Untuk Angkat Tumor …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Anomali Ahok: Pahlawan atau Pengkhianat? …

Choirul Huda | 8 jam lalu

Bukan Bagi-bagi Kursi, Tapi Bagi-bagi …

Wahyu Hidayanto | 8 jam lalu

Pengacara Seribu Rupiah …

Mini Praise | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: