Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Pusat Nasi Liwet Instan Seribu Satu 1001 Distributor Utama

OPINI | 28 September 2012 | 01:24 Dibaca: 641   Komentar: 0   0

Banyak yang menanyakan dimana Pusat Nasi Liwet Instan Seribu Satu (1001) Garut dan Distributor Utama yang menjual Liwet Instan dengan beras yang ckup berkualitas. Akan tetapi dalam bulan-bulan terakhir ini pengalaman saya sebagai reseller yang mencoba berjualan Nasi Liwet Instan Kadoet mulai populer dan banyak penggemarnya.

Mungkin karena keprofesionalan penjualannya yang jelas dan santun serta pemilik tidak berusaha mendominasi penjualan secara langsung. Mekanisme dalam marketing perusahaan bisa maju dan berkembang pesat salah satu faktor penunjangnya adalah dukungan reseller dan marketing. Akan tetapi Liwet Instan Seribu Satu agak mengecewakan beberapa reseller sehingga banyak reseller yang berpindah berlangganan ke merk lain : seperti Instan Liwet Edol ataupun Nasi Liwet Instan Kabayan.

Produk yang laku di pasaran sudah pasti dilihat dan diamati, tidak sedikit yang meniru serta memodifikasi. Saat kompetitor melakukan duplikasi dengan kualitas di bawah yang asli mungkin tidak masalah, akan tetapi jika produk dan inovasi “follower” yang meniru jauh lebih berkualitas sedikit demi sedikit pasar penjualan dipastikan menurun.

No Handphone pemilik Nasi Liwet Instan 1001 yang tertera di Kotak kemasan memang membuat banyak orang ‘tersenyum geli” , jika satu produk mau go nasional dan internasional sungguh lucu dan menggelikan jika end user bisa membeli langsung ke “Pabrik / Distributor Utama” dengan cara menelepon call center di kemasan. Ini terjadi karena ketidaktahuan kode etik penjualan atau memang ‘arogansi” dan kepercayaan berlebihan dari pihak Produsen Nasi Liwet Instan Seribu Satu, Wallahu Alam Bissawab.

Proses bunuh diri market yang sudah dibangun susah payah ini akan berbahaya jika tidak segera diantisipasi oleh pemilik maupun pengelola Nasi Liwet Instan 1001 Garut. Liwet Kadoet dengan kemasan yang menarik dan rasa yang lezat, bisa menggerus dan menggeser kepopuleran Nasi Liwet Instan Seribu Satu dalam Jangka Waktu yang tidak terlalu lama.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sumber Air Bersih di Desa Kami Semakin …

Tarjum | | 19 December 2014 | 21:08

JKN “Mimpi” bagi Masyarakat …

Yosua Panjaitan | | 20 December 2014 | 07:22

Sepinggan, The Best Airport 2014 …

Heru Legowo | | 19 December 2014 | 18:10

Salah Penggunaan, Bubuk Protein Potensi …

Novia Cristi | | 20 December 2014 | 07:13

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Hebat, Pemerintah Sanggup Beli Lumpur …

Erwin Alwazir | 6 jam lalu

Mau Lihat Orang Jepang Antri Di Pom Bensin? …

Weedy Koshino | 9 jam lalu

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 11 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 11 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: