Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Sri Rezeki

A Graduate Student in PSIA International Energy, Sciences Po Paris

Wisata Kuliner di Paris

OPINI | 30 November 2012 | 05:00 Dibaca: 908   Komentar: 0   1

Apa yang menarik dari Paris selain belanja dan jalan-jalan? Jawabannya adalah wisata kuliner. Bagi pecinta makanan seperti saya, tinggal di Paris adalah surga tersendiri. Saya suka menghabiskan waktu sambil membaca buku atau sekedar mengerjakan tugas di Café Le Bizuth di Boulevard Saint Germain, atau mencoba Macaroons dan Crepes (penganan khas Paris) di Saint Michel. Mencoba Canard terenak sekaligus termahal yang pernah saya coba di Café George V Champs Elysee. Saya juga suka mencoba Seafood di Restaurant Leon de Bruxell di Mabillon. Jika rindu dengan makanan Asia, saya akan pergi ke Place d’Italie untuk mencoba Pho (yang rasanya mirip bakso), atau mencoba bebek dengan 5 parfums (5 rasa) di Tang Gourmet.

Berbeda dengan kebanyakan orang yang mencintai Paris karena keindahannya, saya mencintai Paris karena makanannya. Semua makanan disini terasa enak dan membuat orang ketagihan. Memang harga makanan di kota Paris cukup mahal dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya seperti Berlin atau Amsterdam. Di Paris, untuk sekali makan siang (dari menu pembuka, menu utama, hingga menu penutup) berkisar diantara 20 euro hingga 30 euro. Tetapi juga tergantung dari letak restorannya. Jika restorannya terletak di 7th arrondisement atau 16th arrondisement, bisa dijamin tidak ada restoran yang menawarkan harga makanan di bawah 10 euro karena kedua kawasan tersebut adalah kawasan terelit di Kota Paris. Jika ingin makanan yang agak lebih murah, Anda bisa berkunjungan ke Saint Michel yang terletak di 5th arrondisement, disini banyak sekali restaurant atau café yang menjual makanan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan dua kawasan tersebut. Saya jamin, Anda pasti ketagihan jika sekali mencoba makanan-makanan di bawah ini!

1354226101206063724413542261307790916961354226032618344649 13542261943793450311354226160401311719

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Cak Lontong Kini Sudah Tidak Lucu Lagi …

Arief Firhanusa | 10 jam lalu

Asyiknya Acara Pernikahan di Jakarta (Bukan …

Irwan Rinaldi | 11 jam lalu

Matematika Itu Hasil atau Proses? …

Pical Gadi | 12 jam lalu

Usia 30 Batas Terbaik untuk Menjomblo? …

Ariyani Na | 12 jam lalu

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Phsycologhy Dangdut Pengaruhi Cara Pandang …

Asep Rizal | 8 jam lalu

“Triple Steps Solution” Upaya …

Hardiansyah Nur Sah... | 8 jam lalu

Every Children is Special …

Hardiansyah Nur Sah... | 8 jam lalu

Pemilik Bagasi Lost 500 Juta Rupiah Itu …

Irawan | 8 jam lalu

Habibi & Kakak vs Sentimentil Sang Guru …

Daniel Oslanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: