Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Helmi Amirullah

helmi ilmu komunikasi fishum uin suka yogyakarta

‘Timphan’ Kue Tradisional Khas Tanah Rencong

REP | 24 December 2012 | 17:18 Dibaca: 277   Komentar: 0   1

Jika berkunjung ke Aceh sebaiknya anda menyempatkan diri mencicipi kuliner legit manis yang satu ini. Kue tradisional khas Aceh yang dinamakan timphan. Timphan biasanya dihidangkan ketika memperingati hari-hari besar dalam islam seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha dan Mauloed (Maulid Nabi Muhammad), juga dihidangkan pula saat ada jamuan-jamuan penting lainnya yang diadakan dalam masyarakat Aceh, misalnya pada acara pesta pernikahan, sunatan rasul dan kandhuri peusijuek (semacam tradisi dalam masyarakat Aceh).

Dikalangan masyarakat Aceh sendiri kue timphan begitu populer dan sangat digemari. Dari anak-anak, remaja hingga orang tua menyukai kue timphan. Oleh karena citarasa nya khas serta tekstur kue yang legit tapi lembut membuat timphan sangat nikmat ketika menyentuh lidah. Belum lagi tercium aroma daun pisang muda yang menyelimuti kue.

Bagian dalam kue timphan pada umumnya berisi pemanis seperti asoekaya (srikaya), ada juga yang di isi dengan parutan kelapa bercampur gula pasir . Saat ini timphan disajikan lebih bervariasi diantaranya kombinasi srikaya-durian, mangga kuini, dan kelapa-gula aren. Untuk adonan kue bahan yang dibutuhkan hanyalah tepung ketan, pilihan buah pisang atau labu tanah dan santan. Adonan kemudian dibentuk memanjang di isi dengan pemanis. Setelah itu dibungkus dengan daun pisang muda yang sudah diolesi minyak goreng lalu di kukus.

Membuat timphan dengan cara dan citarasa tradisional membutuhkan kepiawaian tingkat tinggi, biasanya hanya orang-orang tertentu di Aceh yang dapat mengolah timphan secara baik dengan hasil yang sempurna. Timphan yang sempurna tidak lengketĀ  dan tidak mudah hancur ketika dibuka dari bungkusnya. Dengan kata lain tidak sembarang orang bisa membuat timphan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 7 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 7 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 8 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebaik-baiknya Tahun adalah Seluruhnya …

Ryan Andin | 8 jam lalu

Tak Sering Disorot Kamera Media, Kerja Nyata …

Topik Irawan | 8 jam lalu

Siasat Perangi KKN Otonomi Daerah …

Vincent Fabian Thom... | 8 jam lalu

Pancasila : Akhir Pencarian Jati Diri Kaum …

Vincent Fabian Thom... | 8 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: