Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Diana Wardani

I Love You, Kangmas Matahariku. I love your sign and signature - I always be selengkapnya

Rumah Makan Nasi Bancakan

REP | 14 January 2013 | 15:27 Dibaca: 2819   Komentar: 0   5

1358151011217838343

Yuk, kita bancakan :)

Rumah Makan Nasi Bancakan terletak di Jalan Trunojoyo No. 62 Bandung. Rumah makan ini merupakan salah satu rumah makan yang mencoba menyuguhkan makanan tradisional Sunda, dengan suasana dan cara memasaknya yang menggunakan kayu bakar. Selain itu juga, peralatan yang digunakan seperti cerek, cangkir, dan piring menggunakan piring berbahan seng, atau disebut dengan piring seng.

13581511362070737924

Memasak menggunakan kayu bakar

Sesuai dengan namanya, bancakan berarti syukuran. Dalam adat Jawa dan Sunda, bancakan merupakan syukuran. Biasanya acara bancakan adalah untuk syukuran anak-anak yang berulang tahun. Dari kata syukuran inilah, mungkin yang mendasari nama dari Rumah Makan Nasi Bancakan ini.

1358151228256108241

Menu makanan Bancakan

1358151289855032398

Menanti untuk melayani :)

13581513711691866648

Aneka lalapan dan makanan khas Sunda

Di Rumah Makan Nasi Bancakan, terdapat berbagai menu makanan, seperti oseng hampas kecap (ampas kecap berupa kedelai hitam), semur jengkol, gepuk, ayam goreng, nasi liwet, tutut (keong sawah), berbagai jenis pepes, dan masih banyak lagi masakan khas Sunda lainnya. Selain menu makanan, ada pula minuman seperti es kelapa muda, es goyobod, dan lainnya. Camilan tradisional seperti kue balok pun tersedia di sana. Harga yang ditawarkannya pun relatif terjangkau.

13581514541521129276

Ini dia yang namanya kue balok

13581515211570672859

Peralatan makan klasik

13581516781421422423

Para pengunjung mengantri siap

Rumah Makan Nasi Bancakan memang tersedia bagi yang merindukan suasana klasik nan sederhana. Biasanya rumah makan ini penuh dengan pengunjung, apa lagi pada saat menjelang makan siang. Banyak artis ibu kota yang sudah mampir ke Rumah Makan Bancakan ini. Para artis yang pernah datang ke sini, biasanya diabadikan dan ditempel pada sebuah papan, semacam papan pengumuman yang ada di depan pintu masuk. Pengunjung sudah mengantri untuk mencicipi hidangan yang disajikan di rumah makan ini.

13581517621577098698

Doa dari Abah, pemilik Bancakan untuk para pengunjung rumah makannya

Keterangan :

Foto diambil dari tropisliving.blogspot.com dan koleksi pribadi

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

7 News: Korban Gempa 3.200 dan Masih Terus …

Tjiptadinata Effend... | | 27 April 2015 | 19:26

Tindakan Kekerasan dalam Paket Berita …

Ombrill | | 27 April 2015 | 18:44

[BANJARMASIN] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:00

Pemindahan Ibukota Jakarta : Belajar dari …

Hardian Relly | | 27 April 2015 | 11:00

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

Save Haji Lulung: Saatnya Tunjukkan Kalau Ga …

Herulono Murtopo | 4 jam lalu

Ups! Ruangan Haji Lulung Digeledah Polisi …

Bambang Setyawan | 5 jam lalu

Keputusan PSSI Berbanding Lurus dengan FIFA …

Waldy | 7 jam lalu

Anggun Minta Pembatalan Eksekusi Mati, Siapa …

Lilik Agus Purwanto | 11 jam lalu

X Factor Indonesia dan Runtuhnya Sebuah …

Andi Kurniawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: