Back to Kompasiana
Artikel

Kuliner

Dianne Deivie Dirk

Makluk Tuhan yang suka membaca, menulis, photography, ngenet dan ngopi.. tinggal di kampung terpencil di selengkapnya

Lezatnya Mujair Bakar Rica plus Pemandangan Indah di Minahasa Utara

REP | 19 February 2013 | 12:22 Dibaca: 712   Komentar: 0   5

13612494641739422184

Satu Paket Mujair Bakar, dengan sambel yang menggugah selerah

“Bukan orang Manado namanya kalau makan tidak pakai Rica (Cabe)”, ungkapan ini sering di lontarkan masyarakat , karena memang Cabe adalah bumbu/bahan makanan yang penting dalam hampir seluruh masakan Manado, baik itu Ikan, daging  ataupun sayur.

Tengoklah Menu Tinutuan (bubur Manado), walaupun kuliner ini dibuat dari beras, sayur mayur, jagung dll tapi, tetap pelengkapnya HARUS ada sambel, apakah itu Sambel Roa (Cabe, Bawang merah, Tomat, ikan Roa kering), Sambel Terasi, Sambel Bakasang (Bakasang adalah olahan telur,usus dan hati ikan Cakalang yang telah difermentasi) atau dabu-dabu Lilang (sambel campuran cabe, bawang dan tomat yang ditambah dengan daun kemangi) tetap harus dimakan dengan Sambel.

Demikian juga dengan kuliner-kuliner lain, seperti Mujair Bakar  paling enak di makan dengan Sambel (yang mentah namanya dabu-dabu Lilang, yang masak Rica Kemiri), dilengkapi sepiring Sayur Kangkung Cah, percaya deh, pasti ketagihan.

1361249618437009789

Paket Mujair Bakar dengan sambel/dabu-dabu mentah

Nah, ini nih Mujair Bakar Rica, Mujair Woku Belanga, Mujair Woku Daun dan Mujair Kuah Asang  makanan khas Manado yang sangat populer dan paling dicari saat makan siang, nggak percaya? Jika ada waktu jalan-jalan ke Manado, jangan lupa menyempatkan diri untuk menikmati hidangan ini di Desa Tetey, Dimembe, Warukapas dan Mapanget Kabupaten Minahasa Utara, jika langsung dari Bandara Sam Ratulangi hanya sekitar 10 menit sudah ketemu lokasi ini, kalau dari kota Manado sekitar 25 Menit.

Didesa Mapanget adalah Rumah Makan Teterusan, di Desa Tetey ada rumah makan Seventh day, di Warukapas  dan di Dimembe ada Rumah makan Glory, Kelapa Kuning dll, perlu diketahui, seluruh Desa-desa ini saling sambung menyambung dan semuanya dilokasi dengan hamparan kebun sawah, indahnya nyiur melambai dan kolam-kolam ikan.

Kebayang nggak sih, kita bisa memberi makan ikan yang berebutan dengan sisa makanan yang kita lemparkan, tidak ketinggalan Photo Session yang oke banget, pemandangan yang  cool abis, ciri khas Tanah Minahasa Utara yang hitam dan subur .

1361250141986604478

Satu hal penting, bagi yang terbatas budgetnya, soal harga nggak mahal, hanya Rp 15.000,- Rp. 25.000,-/paket lengkap dengan semangkuk sayur kangkung cah bawang putih, dan sepiring sambel,  kecuali minumannya bayar lain kecuali air putih biasa.

Di waktu  makan siang, rumah-rumah makan ini penuh penuh dengan pegawai yang mencari suasana berbeda untuk santapannya, mobil dan motor berjejeran diparkir dipingir jalan.

Disini aku bagikan koleksiku, selama Wisata kulinerku dibebarapa  rumah makan di MINAHASA UTARA tersebut. Mudah-mudahan ilernya bisa ditahan….

13612502651029552092

13612503698999169541361250461136505151213612505691435884733

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Laporan dari Kupang, Sambutan Sederhana …

Opa Jappy | | 20 December 2014 | 16:29

Pendekar Tongkat Emas, Karya Anak Bangsa …

Murda Sulistya | | 20 December 2014 | 15:53

5 Alasan Berhenti Menggunakan Styrofoam, …

Gede Surya Marteda | | 20 December 2014 | 12:17

Be a Role Model : Do it Now and Start From …

Fifin Nurdiyana | | 20 December 2014 | 14:14

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 9 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 10 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 11 jam lalu

Hati Lembut Jokowi Atas Manuver Ical …

Mas Wahyu | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: